Rabu, 30 Mei 2012

Pendidikan Neomodernisme


Pendidikan Neomodernisme
(Telaah Pemikiran Fazlur Rahman)
RESENSI
Disusun Guna Memenuhi Tugas
Mata kuliah: Karya Tulis Ilmiah
Dosen Pengampu: M. Rikza Chamami, M.S.I









Di susun
         Wahid wahyu pratama (113311039

FAKULTAS TARBIYAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO
SEMARANG
2O12



ISBN              : 978-602-97346-6-9
Judul buku    : Pendidikan Neomodernisme (Telaah pemikiran Fazlur Rahman)
Penulis            : M. Rikza Chamami, M.Si.
Pengantar      : Ahmad Tohari
Editor             : Abu Rokhmad
Penerbit          : Walisongo Press Jl. Walisongo Semarang No3-5 Jrakah Ngaliyan Semarang
Cetakan          : Pertama, Juli 2010
Tebal              : xvi + 224 halaman 

Pendidikan Neomodernisme
(Telaah pemikiran Fazlur Rahman)
Di dalam buku Pendidikan Neomodernisme berisikan tentang Gerakan pembaharuan Dalam Islam yang merumuskan relevansi islam dengan perkembangan sejarah yang melingkupinya. Fazlur rahman menyebutkan sejarah pembaharuan islam itu di bagi ke dalam empat tipologi gerakan : Gerakan pertama yaitu: revivalisme pra modernis, gerakan modernisme, gerakan neorevivalisme dan juga gerakan neomodrnisme. Tema intelektualisme dan pendidikan islam dalam pandangan neomodernisme Fazlur rahman, di situ di kaji dalam bukunya saudara bpk M. Rikza Chamami. Yang mana pengantar menyampaikan pemikiran tentang hal tesebut.
Di dalam neomodernisme pengembangan agama islam dapat di lakukan dengan berbagai cara, seperti hal budaya, seni, ekonomi, maupun pendidikan . namun dalam hal pendidikan lah adalah salah satu pengembangan yang paling efektif dan menjadi sebuah keniscayaan sepanjang sejarah. Neomodernisme juga memberikan proses keilmuan dalam sumber al-Qur’an, karena dalam islam banyak di gariskan dalam al-qur’an, di karenakan al-Qur’an yang masuk dalam kategori perennial knowledge banyak memberian pola abstraksi tentang pola pendidikan islam.  
Fazlur rahman memfokuskan pendidikan islam menjadi satu pemikiran, peta pemikiran fazlur rahman didasarkan pada studi tentang pembaharuan islam yang di mulai dari masa pramodern, modern, hingga neomodern. Kajian yang di bahas oleh fazlur rahman adalah gagasan tentang Neomodernisme dalam ranah pendidikan islam.
Fazlur rahman Juga ikut berpartisipasi dalam menyelesaikan problem pendidikan dalam islam. Dengan solusi memajukan pendidikan, islam akan tampil dengan wajah cantik dan kaya khazanah intelektual. Pada prinsipnya rahman mengagumi dan menghormati tradisi intelektual sebagaimana diwariskan oleh ulama.prasyaratnya adalah bahwa pendidikan tidak dibebani oleh urusan-urusan dogma dan kekahawatiran tentang perubahan yang membayangi. Tujuan utamanya adalah ingin menunjukkan bahwa beberapa bagian dalam sejarah disiplin ilmu hokum dan filsafat politik kehilangan hubungan dengan etika Al-Qur’an.
Fazlur Rahman mencoba mendialogkan antara sesuatu yang lama dengan baru. Neomodernisme yang coba dikembangkan Fazlur Rahman pada hakikatnya bertujuan untuk menjembatani elemen penting, yaitu tradisi dan modernisasi yang selama ini dipertentangkan oleh cendikiawan muslim. Sesuai apa yang telah dijelaskan tentang neomodernisme adalah mencoba menjembatani tradisi dan modernisasi, tradisi dan modernisasi seakan tidak pernah menjumpai titik temu. Karenanya, hal yang paling urgen dalam kaidah neomodernisme yaitu menghindarkan pembuangan warisan budaya lamadan menghiasinya dengan pola pembaharuan.
Rancang bangun pendidikan tradisional mempunyai harapan besar akan pelestarian budaya lama, karena warisan masa lalu sangatlah berarti bagi pengembangan di masa yang mendatang. Penddikan tradisional mencoba untuk mengarahkan pada garis transfer knowledge artinya, sebuah proses pendidikan yang difokuskan pada bentuk pemberdayaan sistemik dan belum memberikan keleluasaan pada peserta didik. Segala hal yang menyangkut kebijakan masih menjadi otoritas lambaga dan masih berpegang teguh pada buku pegangan yang dibuat oleh lembaga. Sehingga rangkaian pendidikan tradisional ini tidak akan mampu mendorong siswa untuk aktif.
Rasionalitas yang semula dianggap universal juga dibatalkan. Setelah modernisme, lahir juga dua aliran yang mempunyai tanggapan berbeda yaitu pasca modernisme skeptis dan pasca modernisme altermatif. Dan ini menjadi perdebatan para ahli pada waktu itu terutama pada feel negatif dan ancamannya. Dari situlah kemudian muncul istilah neo-modernisme yang mempunyai subtansi pencerahan “dunia pendidikan” dengan penyesuaian mas yang sedang berkembang. Metode suatu gerakan ganda Fazlur Rahman dapat diterapkan untuk memberi alternatif solusi atas problem-problem umat, termasuk problem pendidikan. Penerapan metode ini pada problem pendidikan telah dicontohkan oleh Rahman untuk kasus pendidikan di Pakistan melalui empat langkah sebagai berikut. Langkah pertama adalah identifikasi terhadap pendidikan umat Islam ketika itu. Langkah kedua adalah menemukan problem pendidikan di Pakistan. Langkah ketiga adalah mencari rujukan Al-Qur’an dan Al-Hadist. Identifikasi terhadap pendidikan umat Islam di Pakistan yang dilakukan Fazlur Rahman, waktu itu telah ditemukan suatu problem utama, yaitu probem ideologis.
Pendidikan bagi Fazlur Rahman adalah pokok utama yang harus dikedepankan dalam semua bentuk pembaharuaan Islam. Model pendidikan ini cukup mampu menjembatani ketertinggalan dinamika pemikiran Islam atau Klaim kemandulan budaya piker masyarakat muslim.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar